Pengertian, Ciri, Struktur dan Struktur Bakteri

5 stars based on 76 reviews

Umumnya, bakteri bergerak pasif, tetapi ada juga yang dapat bergerak aktif dalam medium cair. Pada fase tertentu, bakteri tersebut dapat membentuk rambut-rambut plasma yang dapat menembus dinding plasma. Rambut plasma ini disebut bulu cambuk atau flagel. Jumlah flagel dapat berbeda-beda, misalnya, monorik satu flagel pada salah satu pengertian pembelahan biner pada hewansubpolar dua flagel masing-masing di bawah kutubnyalofotrik ada seberkas flagel pada salah satu kutubnyadan peritrik flagel pengertian pembelahan biner pada hewan di seluruh permukaan sel.

Dengan mikroskop, terlihat tiga struktur utama di luar dinding sel walaupun tidak semua bakteri memiliki ketiga struktur tersebut. Ketiga struktur tersebut adalah flagel, pili, pengertian pembelahan biner pada hewan kapsul. Mengenai flagel, telah dijelaskan di atas. Sekarang kalian juga perlu mengetahui tentang pili dan kapsul. Pili fimbriaeberupa filamen atau benang, lebih kecil, lebih banyak, dan lebih pendek daripada flagel.

Pili hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron dan tidak berhubungan dengan pergerakan. Fungsi pili adalah pengertian pembelahan biner pada hewan pintu gerbang bagi masuknya materi genetik selama perkawinan dan berfungsi membantu untuk melekatkan diri pada jaringan hewan atau tumbuhan yang merupakan sumber nutriennya.

Kapsul atau lapisan lendir merupakan bahan kental yang mengelilingi dinding sel bakteri. Kapsul penting bagi bakteri karena merupakan pelindung dan sebagai penyimpan cadangan makanan. Pada bakteri penyebab penyakit, kapsul dapat berfungsi meningkatkan kemampuan bakteri dalam menginfeksi inangnya atau dengan kata lain meningkatkan daya virulensi. Selain tiga struktur utama di luar tubuh bakteri, terdapat struktur dalam tubuh bakteri. Setelah kapsul ditemukan tubuh bakteri yang batas terluarnya adalah dinding sel, kemudian di pengertian pembelahan biner pada hewan terdapat membran sel.

Membran sel pada bagian tertentu membentuk mesosom, lalu bagian dalam tubuh terdapat sitoplasma dan struktur-struktur di dalam sitoplasma. Bakteri dapat berkembang biak secara aseksual dengan membelah diri pada lingkungan yang tepat atau sesuai.

Proses pembelahan diri pada bakteri terjadi secara biner melintang. Pembelahan biner melintang adalah pembelahan yang diawali dengan terbentuknya dinding melintang yang memisahkan satu sel bakteri menjadi dua pengertian pembelahan biner pada hewan anak. Dua sel bakteri ini mempunyai bentuk dan ukuran sama identik. Sel anakan hasil pembelahan ini akan membentuk suatu koloni yang dapat dijadikan satu tanda pengenal untuk jenis bakteri. Misalnya, bakteri yang terdiri dari sepasang sel diplococcusdelapan sel membentuk kubus sarcinadan berbentuk rantai streptococus.

Reproduksi bakteri dapat berlangsung dengan sangat cepat. Pada keadaan optimal, beberapa jenis bakteri dapat membelah setiap 20 menit. Dalam satu jam bakteri dapat berkembang biak menjadi berjuta-juta sel. Coba kamu hitung kalau setiap 20 menit bakteri dapat membelah, berapa jumlah bakteri yang dihasilkan dari 1 bakteri dalam waktu 24 jam.

Diskusikan dengan guru dan teman-temanmu, apa yang akan terjadi kalau perkembangbiakan bakteri ini terus-menerus berlangsung tanpa ada faktor yang membatasinya?

Pada kondisi yang kurang menguntungkan, sel-sel bakteri dapat mempertahankan diri dengan pembentukan spora. Akan tetapi, ada pula jenis bakteri yang akan mati karena perubahan faktor lingkungan. Faktor lingkungan ini adalah cahaya matahari yang terus-menerus, kenaikan suhu, kekeringan, dan adanya zat-zat penghambat dan pembunuh bakteri, pengertian pembelahan biner pada hewan antibiotika dan desinfektan.

Keadaan tersebut juga menunjukkan bahwa meskipun populasi bakteri sangat besar, tetap saja dapat dikendalikan oleh faktor-faktor penghambat sehingga peranan bakteri di alam sebagai salah satu pengurai dapat seimbang dengan makhluk hidup produsen dan konsumen. Dalam keadaan normal, spora akan tumbuh kembali menjadi satu sel bakteri. Bakteri tidak melakukan pembiakan seksual yang sebenarnya, pengertian pembelahan biner pada hewan yang terjadi pada makhluk hidup pengertian pembelahan biner pada hewan, karena bakteri tidak mengalami penyatuan sel kelamin.

Meskipun demikian, pada bakteri terjadi pertukaran materi genetik dengan sel pasangannya. Oleh karena itu, perkembangbiakan bakteri yang terjadi dengan cara ini disebut perkembangbiakan paraseksual. Perkembangbiakan parasekual bakteri dapat terjadi dengan tiga cara, yaitu transformasi, konjugasi, dan transduksi.

Contoh Artikel Tentang Narkoba. Fungsi dan Macam-macam Sel Darah. Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan. Skip to content Umumnya, bakteri bergerak pasif, tetapi ada juga yang dapat bergerak aktif dalam medium cair.

Membran sel pada bagian tertentu membentuk mesosom, lalu bagian dalam tubuh terdapat sitoplasma dan struktur-struktur di dalam sitoplasma Reproduksi Bakteri Bakteri dapat berkembang biak secara aseksual dengan membelah diri pada lingkungan yang tepat atau sesuai. Transformasi adalah pemindahan potongan materi genetik atau DNA dari luar ke sel bakteri penerima. Dalam proses ini, tidak terjadi kontak langsung antara bakteri pemberi DNA dan penerima.

Jadi, untuk memasukkan DNA dari sel pemberi ke sel penerima, harus terjadi hubungan langsung. Transduksi adalah pemindahan DNA dari sel pemberi ke sel penerima dengan perantaraan virus. Dalam hal ini, protein virus yang berfungsi sebagai cangkang digunakan untuk pembungkus dan membawa DNA bakteri pemberi menuju sel penerima Pages: Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan Cancel reply.

0b1100 binary trading

  • Short put option out of the money

    Gold and silver trading strategies

  • Forexbrokerz etoro

    Online broker euro

List of day trading brokers in indian stock

  • Singolo con bambino viaggio lagoon

    Sekuritas dengan online trading terbaik

  • Ffuture option trading-direct-10txt 100

    777 binary option killer review

  • Brett steinberger trading options

    Binary option robot top option free binary options candlestick charts

Learn more about binary option brokers

38 comments Is it safe to register with binomo find everything out in binomo review!

Trading konto vergleich schweiz

Proses Pembelahan Sel Selamat datang di Lahiya, situs blog sederhana yang berbagi ilmu dan pengetahuan dengan penuh keikhlasan. Dan, pada kesempatan kali ini, kami bakal sharing pengetahuan mengenai Proses Pembelahan Sel.

Bagaimana sebenarnya proses pembelahan sel, Pengertian Pembelahan sel , serta macam-macam pembelahan sel dan tahapannya akan dikupas disini, Langsung saja disimak ya. Seperti namanya, pembelahan sel bisa disimpulkan sebagai sebuah proses membelahnya sel induk jadi dua atau lebih sel anak. Pembelahan sel umumnya adalah siklus sel kecil yang bakal mengakibatkan siklus besar selanjutnya. Pembelahan sel secara amitosis ini disebut juga dengan merupakan pembelahan sel secara langsung dengan kata lain tidak lewat bagian — bagian spesifik, proses ini dapat berjalan secara spontan, atau disebut dengan pembelahan biner.

Proses ini tidak melibatkan kromosom kenapa demikian? Lantaran DNA yang ada pada jumlah serta besaran yang kecil hingga tidak bisa dipaketkan, kebanyak pembelahan ini terjadi pada sel Prokariotik seperti bakteri.

Maksud dari pembelahan ini yaitu untuk membentuk keturunan baru. Pembelahan secara Mitosis pembelahan yang menghasilkan dua sel anak yang miliki sifat sama juga dengan induknya, artinya sel anak ini juga bisa membelah lagi. Pada Manusia, pembelahan ini terjadi di sel meristem somatik sel tubuh muda. Proses ini berjalan lewat bagian — bagian yang terstruktur serta teratur, tidak seperti Amitosis yang berjalan secara spontan. Proses ini menunjukkan ketidaksamaan yang mencolok pada setiap fasenya serta mempunyai tujuan untuk pembagian materi inti, nah untuk melihat apa sajakah yang berubah, langsung saja disimak yang berikut ini:.

Pada step ini sel tidak membelah. Nukleus terdiri dari RNA ribosom dan merupakan tempat sintesis protein dan materi yang berwarna gelap di kenal sebagai kromatin atau bentuk benang-benang kromosom hingga bentuk kromosom tidak bisa diliat secara jelas. Pada satu diantara ujung sel, ada 2 pasang protein yang disebut dengan sentrioles, namun pada tumbuhan, sentriosol tidak muncul.

Pada step ini DNA mulai dikemas jadi kromosom. Kromosom mulai memendek serta menebal. Pada sel hewan sentriol membelah serta masing-masing bergerak ke kutub yang berlawanan serta terbentuk benang-benang spindle yang tersambung ke kutub-kutub. Selanjutnya kromosom tampak terdiri dari dua kromatid yang terikat pada sentromer. Nucleolus hilang serta membran nucleus hancur.

Pada fase ini, kromosom beralih jadi satu garis yang disebut dengan the equator. Tidak hanya itu, keluar benang-benang yang disebut dengan spindel serta menempel pada sentromer tiap kromosom.

Spindel ini menghubungkan kromosom ke 2 kutub sentrisol yang berlawanan. Masing-masing sentromer yang mengikat kromatid membelah bersamaan serta kromatid bergerak menuju kutub pembelahan, menghasilkan salinan kromosom berpasangan. Pada step ini kromosom mulai mengatur membentuk nukleus yang terpisah serta dikelilingin memberan nukleus. Tidak sama dengan itu, pada tumbuhan, pembelahan terjadi dengan cell plate dari pada cleavage burrow. Sepanjang sitokinesis berjalan, sitoplasma sel hewan dibagi jadi dua lewat terbentuknya cincin kontraktil yang terbentuk oleh aktin serta miosin di bagian tengah sel.

Cincin kontraktil ini mengakibatkan terbentuknya alur pembelahan yang pada akhirnya bakal menghasilkan dua sel anak. Masing-masing sel anak yang terbentuk ini memiliki kandungan inti sel, bersama organel-organel selnya. Pada tumbuhan, sitokinesis ditandai dengan terbentuknya dinding pemisah ditengah-tengah sel. Step sitokinesis ini umumnya dimasukkan dalam step telofase.

Pembelahan ini bakal menghasilkan gamet yang tidak bisa membelah lagi hingga step pembuahan, Pembelahan secara meiosis menghasilkan anak yang mempunyai jumlah kromosom setengah dari yang dipunyai induknya, terjadi di alat reproduksi serta langsung antara fase 1 dilanjutkan dengan fase 2 tanpa diselingi interfase.

Tahapan — Tahapannya yaitu sebagai berikut ini:. Pada interfase, sel ada pada step persiapan untuk mengadakan pembelahan. Persiapannya yaitu berbentuk penggandaan DNA dari satu salinan jadi dua salinan persis seperti pada interfase mitosis.

Step akhir interfase yaitu adanya dua salinan DNA yang sudah siap dikemas jadi kromosom. Pasangan kromosom homolog mengatur diri serta saling bertemu di daerah ekuator.

Setengah dari pasangan kromosom homolog menghadap ke kutub yang satu serta setengah pasangan kromosom homolog yang lain menghadap ke kutub yang lain. Setiap kromosom homolog masing-masing mulai ditarik oleh benang spindel menuju ke kutub pembelahan yang berlawanan arah. Kromosom yang masihlah terdiri dari dua kromatid ada di kutub. Berikutnya terbentuk membran nukleus yang diikuti oleh proses sitokinesis. Akhir telofase I terbentuk dua sel anak.

Tiap sel anak memiliki kandungan kromosom hingga pada akhir meiosis I terbentuk dua sel anak yang haploid. Pada sitokinesis I setiap kromosom homolog dipisahkan oleh sekat hingga sitokinesis menghasilkan dua sel, masing-masing berisi kromosom dengan kromatid kembarnya. Pada profase II kromatid kembaran masihlah menempel pada setiap sentromer kromosom. Step ini terkadang terjadi dalam tempo yang singkat lantaran diikuti step selanjutnya.

Pada metafase II setiap kromosom yang berisi dua kromatid merentang pada sektor ekuator. Terbentuk benang-benang spindel, satu ujung menempel pada sentromer, serta ujung lain membentang menuju ke kutub pembelahan yang berlawanan arah.

Pada anafase II benang spindel mulai menarik kromatid menuju ke kutub pemisahan yang berlawanan itu. Oleh karena itu, kromosom memisahkan kedua kromatidnya serta bergerak menuju kutub yang tidak sama. Kromatid yang terpisah kini diberi nama kromosom. Pada telofase II, kromatid atau kini disebut dengan kromosom sudah mencapai kutub pembelahan.

Hasil keseluruhan dari step ini yaitu terbentuk empat inti. Setiap inti memiliki kandungan setengah pasang kromosom haploid serta satu salinan DNA 1n, 1c. Ada sitokinesis II setiap inti mulai dipisahkan oleh sekat sel serta pada akhirnya menghasilkan empat sel kembar haploid.

Contoh Artikel Tentang Narkoba. Fungsi dan Macam-macam Sel Darah. Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan. Skip to content Proses Pembelahan Sel Selamat datang di Lahiya, situs blog sederhana yang berbagi ilmu dan pengetahuan dengan penuh keikhlasan.

Pengertian Pembelahan Sel Seperti namanya, pembelahan sel bisa disimpulkan sebagai sebuah proses membelahnya sel induk jadi dua atau lebih sel anak. Macam — Macam Pembelahan Sel serta Prosesnya Pembelahan sel secara amitosis Pembelahan Biner Pembelahan sel secara amitosis ini disebut juga dengan merupakan pembelahan sel secara langsung dengan kata lain tidak lewat bagian — bagian spesifik, proses ini dapat berjalan secara spontan, atau disebut dengan pembelahan biner.

Pembelahan Sel Secara Mitosis Pembelahan secara Mitosis pembelahan yang menghasilkan dua sel anak yang miliki sifat sama juga dengan induknya, artinya sel anak ini juga bisa membelah lagi. Pembelahan secara mitosis ini lewat dua bagian, yakni Kariokinesis serta Sitokinesis Pembelahan Secara Mitosis Kariokinesis Proses ini menunjukkan ketidaksamaan yang mencolok pada setiap fasenya serta mempunyai tujuan untuk pembagian materi inti, nah untuk melihat apa sajakah yang berubah, langsung saja disimak yang berikut ini: Interfase Pada step ini sel tidak membelah.

Profase Pada step ini DNA mulai dikemas jadi kromosom. Metafase Pada fase ini, kromosom beralih jadi satu garis yang disebut dengan the equator. Anafase Masing-masing sentromer yang mengikat kromatid membelah bersamaan serta kromatid bergerak menuju kutub pembelahan, menghasilkan salinan kromosom berpasangan. Telofase Pada step ini kromosom mulai mengatur membentuk nukleus yang terpisah serta dikelilingin memberan nukleus.

Sitokinesis Sepanjang sitokinesis berjalan, sitoplasma sel hewan dibagi jadi dua lewat terbentuknya cincin kontraktil yang terbentuk oleh aktin serta miosin di bagian tengah sel. Pembelahan Sel Secara Meiosis Pembelahan ini bakal menghasilkan gamet yang tidak bisa membelah lagi hingga step pembuahan, Pembelahan secara meiosis menghasilkan anak yang mempunyai jumlah kromosom setengah dari yang dipunyai induknya, terjadi di alat reproduksi serta langsung antara fase 1 dilanjutkan dengan fase 2 tanpa diselingi interfase.

Tahapan — Tahapannya yaitu sebagai berikut ini: Meiosis I Interfase Pada interfase, sel ada pada step persiapan untuk mengadakan pembelahan. Profase 1 Pada step ini terjadi proses sebagai berikut: Leptoten yaitu step di mana benang kromatin berubah jadi kromosom. Hal semacam ini dilakukan lewat cara memadatkan diri. Sentrosom terbelah 2 jadi sentriol serta bergerak ke kutub berlawanan. Pada step ini kerap terjadi rekombinasi gen lewat proses perpindahan silang.

Diploten, kromosom homolog yang semula bivalen terpisah. Apabila terjadi perpindahan silang, bakal ada kiasma sebagai tanda. Diakinesis, pada fase diakinesis, nukleolus membrane inti bakal hilang serta sentriol bergerak ke masing-masing kutub dan membentuk benang-benang spindel. Metafase 1 Pasangan kromosom homolog mengatur diri serta saling bertemu di daerah ekuator. Anafase 1 Setiap kromosom homolog masing-masing mulai ditarik oleh benang spindel menuju ke kutub pembelahan yang berlawanan arah.

Telofase 1 Kromosom yang masihlah terdiri dari dua kromatid ada di kutub. Sitokenesis 1 Pada sitokinesis I setiap kromosom homolog dipisahkan oleh sekat hingga sitokinesis menghasilkan dua sel, masing-masing berisi kromosom dengan kromatid kembarnya. Anafase II Pada anafase II benang spindel mulai menarik kromatid menuju ke kutub pemisahan yang berlawanan itu.

Telofase II Pada telofase II, kromatid atau kini disebut dengan kromosom sudah mencapai kutub pembelahan. Sitokenesis II Ada sitokinesis II setiap inti mulai dipisahkan oleh sekat sel serta pada akhirnya menghasilkan empat sel kembar haploid. Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan Cancel reply.